Rumah Sakit Herbal China Tawarkan Wisata Kebugaran

TCM sekarang turut menyebarkan informasi tentang budaya sehat, mempromosikan kesehatan dan menjaga kesehatan bagi para wisatawan
Pernahkan mendengar Traditional Chinese Medicine (TMC)? Tidak heran jika banyak orang sudah mengetahui model pengobatan tradisional asal Tiongkok yang memang sudah terkenal sejak dahulu kala. Kini, model pengobatan ini bukan hanya menyediakan pengobatan semata, melainkan juga pariwisata. TCM sekarang turut menyebarkan informasi tentang budaya sehat, mempromosikan kesehatan dan menjaga kesehatan bagi para wisatawan.

Ilustrasi Traditional Chinese Medicine (TCM)

Di China, bukan hanya TCM, rumah sakit herbal model Tiongkok juga didirikan. Banyak rumah sakit model seperti ini berdiri, di samping ada juga rumah sakit yang memadukan antara pengobatan tradisional China dan model Barat. Di sini pembaca akan diajak untuk menengok dua model rumah sakit ini. Pertama, rumah sakit yang khusus menyediakan pengobatan tradisional a la Tiongkok dan kedua, rumah sakit yang melayani pengobatan tradisional dan pengobatan model Barat. 

Didirikan pada tahun 1956, Beijing Hospital of Traditional Chinese Medicine (Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok) di Beijing bertipe pengobatan tradisional. Rumah sakit ini melayani perawatan medis, pengajaran, penelitian ilmiah, dan pencegahan pengobatan tradisional Tiongkok. Terletak di kawasan Dongcheng Qu, Beijing, rumah sakit ini memiliki luas 28.000 meter persegi, dengan total luas area 55.000 meter persegi. Sejumlah 1.400 tempat tidur tersedia di rumah sakit ini dengan jumlah total pasien rawat jalan dan gawat darurat dalam setahun mencapai 2,2 juta. 

Baca juga: Apa Saja Faedah Meditasi dan Yoga? (Menyambut Hari Yoga Sedunia)

Di rumah sakit ini, juga disediakan 93 klinik rawat jalan spesialis pengobatan Tiongkok. Selain itu, rumah sakit ini melaksanakan 77 proyek teknis diagnosis dan perawatan pengobatan Tiongkok, serta melengkapi hampir 50 jenis peralatan medis berskala besar. Total karyawan saat ini mencapai 1.698 orang.

Jenis kedua yang bisa dikunjungi para wisatawan kebugaran, yakni rumah sakit yang memadukan antara pengobatan tradisional dan pengobatan model Barat. Salah satunya yakni Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Barat Terpadu Beijing (Beijing Hospital of Integrated Traditional Chinese and Western Medicine). Rumah sakit ini didirikan pada tahun 1952 dan secara resmi diberi nama Affiliated Hospital of Beijing University of Chinese Medicine (Rumah Sakit Afiliasi Universitas Pengobatan Tiongkok Beijing) pada bulan Desember 2024. 

Setelah berdiri selama 70 tahun, rumah sakit ini telah berkembang menjadi rumah sakit tersier Kelas-A terpadu  pengobatan tradisional Tiongkok dan Barat yang memadukan perawatan medis, pengajaran, penelitian ilmiah, perawatan kesehatan preventif, dan rehabilitasi. Rumah sakit ini merupakan pusat percobaan dan pusat bimbingan untuk perawatan kesehatan terpadu menggunakan pengobatan tradisional Tiongkok dan Barat.

Rumah sakit ini terletak di sepanjang Chang'an Avenue, di sudut barat daya Distrik Haidian. Total area seluas 28 ribu meter persegi, dengan luas konstruksi hampir 50.000 meter persegi dan 600 tempat tidur. Terdapat 477 tempat tidur terbuka (termasuk urologi dan tempat tidur bersama), 24 departemen klinis, dan 11 departemen teknologi medis. Saat ini memiliki 862 karyawan, 819 tenaga profesional dan teknis, termasuk 98 jabatan senior, 293 jabatan menengah, 44 dokter, dan 180 master.

Di sini juga dilengkapi resonansi magnetik nuklir 1,5T, CT spiral 128 baris, angiografi subtraksi digital (DSA), mesin gastrointestinal digital, USG warna, penganalisis biokimia otomatis, gastroenteroskop, laparoskop, histeroskop, mesin hemodialisis, instrumen identifikasi konstitusi pengobatan Tiongkok, detektor meridian pengobatan Tiongkok, dan peralatan medis lainnya, yang memberikan jaminan penting untuk diagnosis dan perawatan klinis.


Rumah sakit ini pula secara aktif berpartisipasi dalam pertukaran dan kerja sama internasional, dan memanfaatkan pengajaran internasional sebagai salah satu cara untuk melaksanakan bantuan diplomatik di antara rumah sakit internasional. Rumah sakit ini merupakan salah satu dari kelompok pertama unit proyek pembangunan "Paket Layanan dan Wisata Medis Internasional" di Beijing. Prinsip yang selalu dijaga di rumah sakit ini yaitu mempertahankan integritas dan inovasi pengobatan tradisional Tiongkok, mewarisi esensi, dan mempromosikan esensi pengobatan tradisional Tiongkok ke luar negeri dan ke seluruh dunia.

Melipirnews

Komentar

POPULER SEPEKAN

Polemik Chattra Borobudur: Mencari Titik Temu dalam Tata Kelola Warisan Dunia

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

Indonesia Salary Range Report 2026: Gaji Naik Pelan, Tantangan Makin Kencang

Mengintip Kolej Pelajar di Malaysia

Hati-Hati! Driver Ojol Malaysia Bisa Meng-cancel Pesanan dan Mengenakan Denda

Jakarta dalam Peta Kota Budaya Dunia: Dari Museum Bahari hingga Strategi Urban Global

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Ketika Iklim Mengalahkan Ekonomi: Kecemasan Baru Warga Asia Tenggara

ARTIKEL TERFAVORIT

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Melipir Mewarnai Gerabah di Museum Benteng Vredeburg

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

FAVORIT LAINNYA

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Jakarta dalam Peta Kota Budaya Dunia: Dari Museum Bahari hingga Strategi Urban Global

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

Nyadran Masyarakat Etnis Jawa di Ranah Melayu Jambi

Indonesia Salary Range Report 2026: Gaji Naik Pelan, Tantangan Makin Kencang

Polemik Chattra Borobudur: Mencari Titik Temu dalam Tata Kelola Warisan Dunia

Mengintip Kolej Pelajar di Malaysia

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Anne Scheiber: "Saat Gaji Naik Tipis, Ketahanan Finansial Jadi Kunci"

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.