Ketimpangan ini menegaskan bahwa persoalan dunia kerja Indonesia bukan hanya soal penciptaan lapangan kerja, tetapi juga soal kualitas pekerjaan dan peluang mobilitas sosial Di tengah janji bonus demografi dan narasi besar “Indonesia Emas”, realitas dunia kerja hari ini berjalan di jalur yang lebih sunyi. Gaji memang naik, tetapi perlahan. Sementara itu, biaya hidup, tuntutan keterampilan, dan tekanan produktivitas justru melaju kencang. Gambaran ini tercermin dalam Indonesia Salary Range Report 2026 yang dirilis InCorp Indonesia, sebuah laporan yang membaca denyut dunia kerja nasional melalui data payroll terverifikasi dan pengamatan pasar tenaga kerja sepanjang 2025.
Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya Jagad medsos Indonesia beberapa tahun belakangan diramaikan oleh salah satu vlogger atau youtuber yang mengetengahkan konten berbau Indonesia di negeri Tiongkok. Namanya Rudy Chen . Menurut pengakuannya, vlogger ini berasal dari Medan . Vlogger Rudy Chen
Menjejakkan kaki ke Sukabumi, salah satu daya tarik yang kuat pastilah jejak kolonial yang berpadu dengan dunia ke-Islaman Gedung-gedung peninggalan kolonial Belanda, pertokoan serta perkantoran peninggalan Belanda masih tegak berdiri. Stasiun kereta api pun masih bergaya kolonial. Rumah-rumah peninggalan kolonial tidak sedikit jumlahnya dan membutuhkan perawatan. Peninggalan Belanda lainnya berupa sekolah dan gereja yang masih terawat. Di sisi lain, keberadaan Masjid Agung Sukabumi di tengah kota semakin menguatkan kombinasi kolonial dan santri di kota ini. Perjumpaan yang membawa harmoni, yang tertuang juga dalam sebuah prosa. Stasiun kereta api Sukabumi (dok. Melipirnews.com) Adalah Du Perrron, seorang penulis prosa Belanda tempo dulu menuliskan dalam prosanya berikut ini. Sukabumi adalah salah satu tempat terindah di Priangan; dibangun di lereng Gunung Gede, dengan iklim yang sangat sejuk, dan tentunya dikelilingi banyak bukit dan lembah, tetapi penuh dengan rumah-rumah menawa...
"Dulu saya hampir beli tanah itu. Sudah lihat lokasinya. Eh, ada yang nyamperin mengaku ia yang punya tanah itu. Beda dia sama yang nawarin saya pertama. Akhirnya saya nggak jadi beli" Wilayah pinggiran Jakarta bukan tempat yang semuanya nyaman sebagai area investasi, sekaligus juga sebagai tempat transaksi. Misalnya lewat sebuah iklan, biasa orang menawarkan penjualan tanah. Setelah ketemu calon pembeli dan pengecekan salinan sertifikat, selanjutnya janjian pengecekan lokasi dilakukan. Sampai di sini bukan tidak mungkin rencana jual beli lahan jadinya ambyar berantakan. "Dulu saya hampir beli tanah itu. Sudah lihat lokasinya. Eh, ada yang nyamperin mengaku ia yang punya tanah itu. Beda dia sama yang nawarin saya pertama. Akhirnya saya nggak jadi beli". Baca juga: Tak Paham Risiko, Generasi Digital Terjebak FOMO Investasi Syafii (45, bukan nama sebenarnya) akhirnya lebih memilih membeli rumah di komplek perumahan di sekitar lahan yang ditaksir itu ketimbang tetap m...
Buah pisang digantung di pinggir jalan. Warnanya menguning, tanda sudah matang benar Pemandangan ini terlihat jelas sepanjang menyusuri jalanan antara pusat kota Malaka , Betun , hingga ke kawasan pos lintas batas negara (PLBN) Motamasin , yang membelah wilayah Indonesia dengan Timor Leste . Lebih-lebih di wilayah mendekati pos. Pisang-pisang itu bergelantungan di kios yang rata-rata terbuat dari bambu. Kadang, beberapa kios juga menyelipkan hasil panen kebon yang lain, selain pisang. Namun buah pisang seolah tak boleh terlewatkan. Buah pisang digantung di tepi jalan menuju pos perbatasan Motamasin (Dok. Istimewa)
Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok Bagi warga Depok, keberadaan dua puluh lebih setu baik yang masih aktif maupun yang sudah beralih fungsi tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok. Memang setu di Depok tidak ada yang bisa menyamai besarnya maupun manfaatnya Waduk Jatiluhur di Purwakarta . Namun begitu, warga Depok dan sekitarnya tentu sudah bisa merasakan manfaat keberadaan setu-setu tersebut. Paling gampang dilihat, setu bisa berfungsi sebagai wisata air dengan menyajikan beragam wahana wisata air, mulai sepeda air , kapal dayung , jogging track di sisi setu, serta permainan yang lain. Pada hari libur, sontak biasanya warga berbondong-bondong dengan mengikutsertakan anak-anak kecil menikmati wisata air di setu-setu tersebut. Baca juga: Penyebab Banjir, Gubernur Dedi: Akibat Pembangunan, Pusat: Curah Hujan Dilihat dari sisi kepariwisataan, hampir di setiap setu yang masih aktif...
Bayangkan: foto intim Anda tersebar luas di media sosial. Pelakunya adalah mantan pacar. Anda ingin melapor ke polisi, tapi kantor polisi terdekat berada di pulau lain Berjam-jam perjalanan laut. Biaya transportasi mahal, sementara kantong Anda tipis. Lalu, saat sampai di sana, polisi bingung harus menangani kasus seperti ini. Ilustrasi Inilah realitas yang dihadapi perempuan korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di wilayah kepulauan Indonesia. Antara Layar dan Luka Selama ini banyak orang mengira kekerasan di ruang digital hanya "kekerasan maya" yang tidak seberat kekerasan fisik. Fakta di lapangan berkata lain. Korban KBGO mengalami beban psikologis yang setara dengan serangan seksual fisik. Ada rasa takut, depresi, isolasi, hingga risiko bunuh diri muncul karena jejak digital yang tak kunjung hilang. Hal ini mengemuka dalam laporan berjudul "Dari Layar ke Luka: Meneropong KBGO di Wilayah Kepulauan" yang disusun oleh Komisi Nasional Anti Kekerasan Terh...
Borobudur berdiri megah di tengah lanskap pedesaan Jawa Tengah Dari banyak desa di sekitarnya, candi itu terlihat jelas—kadang hanya beberapa kilometer dari rumah warga. Namun kedekatan ruang ternyata tidak selalu diikuti kedekatan pengetahuan. Ki Mandala Bhumi Mangir Hal tersebut mengemuka dalam diskusi daring Obrolan Mirunggan: Sekolah Kehidupan yang digelar Gerakan Ruwat Rawat Borobudur pada Minggu, 1 Maret 2024, dalam rangka 24 tahun gerakan tersebut. Forum ini mempertemukan peneliti, pemerhati budaya, tokoh masyarakat, dan praktisi spiritual untuk membahas Borobudur sebagai warisan peradaban sekaligus ruang pembelajaran nilai kehidupan. Baca juga: Polemik Chattra Borobudur: Mencari Titik Temu dalam Tata Kelola Warisan Dunia Antropolog Pandu Bagus Setiaji, yang tinggal hanya beberapa kilometer dari candi, menyampaikan bahwa masyarakat lokal tidak otomatis memiliki pemahaman mendalam tentang Borobudur. “Mayoritas masyarakat di sini tidak merujuk ke Borobudur ketika bicara spir...
Siang di terminal bis (stesen bus) Nilai medio Juni 2024 itu begitu ramai. Jika dilihat-lihat, orang-orang yang berada di area stesen ini tidak jauh berbeda dengan pria yang menawarkan permen tadi, yakni orang-orang keturunan Asia Selatan Tiba-tiba seorang laki-laki yang sejak tadi berjalan mondar-mandir sambil membawa tongkat dan mengenakan turban itu bertanya jam berapa. Setelah itu bertanya lagi hendak ke mana. Usai mendapatkan jawaban, ia bergegas mengayunkan langkahnya mendekati bis yang sedang berhenti di sebuah lajur untuk menunggu jam pemberangkatan. Sosoknya pun menghilang. Baca juga: Mengintip Kolej Pelajar di Malaysia Tidak lama kemudian, pria yang sudah cukup berumur itu muncul kembali dan menghampiri sembari mengatakan kalau bus itu hendak ke Seremban, bukan ke airport KLIA. Di akhir percakapan itu, lelaki yang mudah diidentifikasi sebagai keturunan Asia Selatan dan penganut Sikh itu menawarkan permen kopi yang dikeluarkan dari sakunya dan ternyata permen kopi ...
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, seluruh tim medis yang bertugas di lapangan terdiri dari perempuan Di tengah pekan pertama Piala Dunia 2026, sejarah tak hanya tercipta lewat gol dan kemenangan. Bukan pula jumlah negara yang terlibat mencapai rekor terbesar dibandingkan turnamen piala dunia sebelumnya. Saat Jerman menghadapi Curacao di Houston, perhatian publik memang tertuju pada pertandingan. Namun, sebuah pencapaian penting justru lahir di pinggir lapangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, seluruh tim medis yang bertugas di lapangan terdiri dari perempuan. Seperti dilansir laman resmi turnamen, tim tersebut terdiri atas Dr. Emma Lunan sebagai dokter pertandingan, Dr. Suzanne Huurman dari tim Curacao, Dr. Silja Schwarz dari tim Jerman, Dr. Carrie Bakunas sebagai dokter spesialis gawat darurat, dan Dr. Kerry Peek yang bertugas sebagai pengawas cedera. Mereka memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pemain selama perta...
Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya Jagad medsos Indonesia beberapa tahun belakangan diramaikan oleh salah satu vlogger atau youtuber yang mengetengahkan konten berbau Indonesia di negeri Tiongkok. Namanya Rudy Chen . Menurut pengakuannya, vlogger ini berasal dari Medan . Vlogger Rudy Chen
Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok Bagi warga Depok, keberadaan dua puluh lebih setu baik yang masih aktif maupun yang sudah beralih fungsi tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok. Memang setu di Depok tidak ada yang bisa menyamai besarnya maupun manfaatnya Waduk Jatiluhur di Purwakarta . Namun begitu, warga Depok dan sekitarnya tentu sudah bisa merasakan manfaat keberadaan setu-setu tersebut. Paling gampang dilihat, setu bisa berfungsi sebagai wisata air dengan menyajikan beragam wahana wisata air, mulai sepeda air , kapal dayung , jogging track di sisi setu, serta permainan yang lain. Pada hari libur, sontak biasanya warga berbondong-bondong dengan mengikutsertakan anak-anak kecil menikmati wisata air di setu-setu tersebut. Baca juga: Penyebab Banjir, Gubernur Dedi: Akibat Pembangunan, Pusat: Curah Hujan Dilihat dari sisi kepariwisataan, hampir di setiap setu yang masih aktif...
Begitulah, timun suri lebih dekat kekerabatannya dengan melon . Ketimbang melon suri , nama timun suri lebih terbiasa dan terlanjur digunakan Bulan puasa tiba, saatnya umat Islam menanam banyak kebajikan. Memperbaiki diri serta peduli pada sesama menjadi anjuran mulia yang dikumandangkan dari mimbar-mimbar ceramah. Namun, tak lengkap jika tanpa memotret fenomena bulan puasa di pinggiran jalan, khususnya yang umum dijumpai di wilayah Jabodetabek . Tak lain adalah para penjaja timun suri yang tiba-tiba saja berada di banyak tempat. Dok. Kompas.com Dilansir dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) , sekilas buah ini memiliki kemiripan dengan timun. Timun yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Cucumis sativus yang termasuk dalam keluarga labu-labuan ( Cucurbitaceae ) memiliki ciri-ciri umum seperti yang dimiliki oleh tanaman anggota keluarga labu-labuan lainnya seperti melon ( Cucumis melo ), yakni pada batangnya berupa herbaceous (herba) yang penuh klorofil sehingga warnan...
Judi online terus menawarkan berbagai macam permainan agar si pemain judi tidak merasa bosan Belum berselang lama, sebuah video viral di publik yang memperlihatkan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP , Cinta Mega bermain game di tabletnya saat rapat paripurna. Netizen ramai mengomentari video yang beredar, diduga game yang dimainkan oleh Cinta Mega adalah judi slot. Anggota dewan ini sempat mengelak dan menyebut hanya memainkan game Candy Crush . Pengelakan ini memancing reaksi keras dari kalangan gamer kekinian khususnya kalangan muda. Viral bantahan netizen permainan yang ditampilkan di tablet Cinta Mega bukanlah sekadar game biasa. Buntut perbuatan tidak pantasnya itu, Cinta Mega diputuskan dalam rapat pleno PDIP DKI Jakarta, dipecat dari DPRD DKI dan dilakukan pergantian antar-waktu (PAW). Kepastian tersebut disampaikan oleh Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Widjaja (Selasa, 27 Juli 2023). Baca juga: Susah-Susah Gampang Bermitra dengan Agensi Iklan Digital Perju...
Istilah gambus sering kita jumpai dan kita dengar. Umumnya kata gambus yang kita ketahui adalah suatu instrumental khas budaya Timur Tengah. Namun arti dari kata gambus itu cukuplah luas, dan mencakup aspek-aspek kebudayaan yang ada di Indonesia. Banyak orang mengira bahwa tarian gambus merupakan ciri khas dari kaum yahudi, namun pada dasarnya gambus adalah alat musik petik seperti mandolin yang berasal dari Timur Tengah. Salah satu pementasan gambus (dok. Muhammad Ismail )
Tampak dari kejauhan, keunikan masjid ini jelas terlihat dengan nuansa tersendiri, tepatnya perpaduan unsur Eropa dan Timur Tengahnya Selagi mengadakan perjalanan jauh, lokasi istirahat untuk melepaskan penat walau barang sejenak akibat duduk di kabin kendaraan maupun di atas jok sepeda motor cukup lama, sangatlah dicari. Apalagi jika tempat istirahat itu sekaligus merupakan sarana ibadah dan dilengkapi toilet/kamar mandi. Nuansa unik terkadang justru dijumpai pada lokasi istirahat seperti ini yang menampakkan sebuah keunikan dan keunikannya jarang dijumpai di tempat lain. Bagian serambi Masjid Ridho Ilahi , Wilangan, Nganjuk (Melipirnews.com) Cerita seperti inilah yang barangkali cocok untuk menggambarkan reportase singkat saat di perjalanan untuk berlebaran tahun 2024, tatkala mampir beristirahat di masjid Ridho Ilahi yang terletak di Desa Ngudikan , Kecamatan Wilangan , Kabupaten Nganjuk , Provinsi Jawa Timur . Tampak dari kejauhan, keunikan masjid ini jelas terlihat dengan nuansa...
Haji Masagung , pendiri Gunung Agung yang mendirikan toko buku di kawasan Kwitang dan tidak jauh dari Tugu Tani , Menteng , Jakarta Pusat terkesan dengan kaligrafi Mudzakir dan keduanya pun akhirnya berteman akrab Jika melewati Jalan Pemuda Jepara , Jawa Tengah , di tepi jalan terpampang rumah dengan model seperti di negeri-negeri dongeng. Ramai dengan menara-menara bulat menjulang. Di situlah saksi bisu ketangguhan seni ukir kayu Jepara berada. Khususnya seni ukir kaligrafi Alquran . Produk kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan model-model lembaran maupun gebyok berdiri kokoh yang terpahatkan lafad-lafad dan ayat-ayat Alquran dari kediaman ini telah mewarnai kebangkitan dunia santri di masa Orde Baru . Haji Masagung, pendiri Gunung Agung yang mendirikan toko buku di kawasan Kwitang dan tidak jauh dari Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, terkesan dengan ukiran kaligrafi produk dari rumah ini. Di toko buku yang pernah sangat terkenal pada jamannya itu, disedia...
“ Pariwisata lebih diutamakan, padahal yang seharusnya didahulukan adalah pelestarian ,” ujar Daud. Borobudur , mahakarya warisan dunia yang membanggakan Indonesia , kembali menjadi pusat perbincangan. Kali ini, sorotan tertuju pada pengelolaannya yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 101 Tahun 2024. Melalui kegiatan Sekolah Kehidupan Borobudur , Warung Info Jagad Cleguk menyelenggarakan diskusi online via Zoom pada 9 Maret 2025 dengan tema “Dilema Persoalan Pengelolaan Borobudur, Menyoroti Perpres 101 Tahun 2024”. Acara ini bertujuan untuk menggali berbagai perspektif guna melengkapi penulisan buku terbitan Warung Info Jagad Cleguk sekaligus memberikan masukan konstruktif kepada para stake holder. Baca juga: Sunset, Ular, dan Tri Sandya di Tanah Lot Candi Borobudur (Sumber: freepik.com)
Lokasi mewarnai gerabah ini berada di teras gedung diorama 2 Melipir ke Yogyakarta tanpa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg rasanya kurang lengkap. Setelah ditutup untuk umum karena proses renovasi tahun lalu, kini museum sudah bisa dikunjungi kembali. Mewarnai gerabah di teras gedung diorama 2 Museum Vredeburg ( Melipirnews ) Baca juga: Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024 Masih mengandalkan 4 gedung utama yang menyajikan sejarah memperjuangkan kemerdekaan tahun 1945 dan mempertahankannya, terkait khusus peristiwa bersejarah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya, pengunjung dapat pula merasakan nuansa yang lain, yakni kesenian. Pengunjung akan diajak menikmati seni musik. Sambutan selamat datang dihadirkan dengan kelembutan alunan musik klasik. Mereka berasal dari sebuah sekolah musik di Yogyakarta. Selain ditampilkan kuarter anak-anak muda yang piawai dalam alat musik gesek yang menyajikan lagu-lagu klasik di d...
Membayangkan keelokan kawasan Menteng di wilayah Jakarta pada masanya, mungkin mengundang tanya. Bagaimana bisa berdiri kawasan hunian yang tertata sedemikian teratur dengan tipe rumah-rumah besar yang bergaya mirip hunian orang-orang Eropa itu? Walaupun hunian yang demikian tertata rapi masa kini bukan hanya kawasan Menteng saja, namun pengembangan kawasan hunian Menteng ini memberi jejak kawasan hunian modern yang tergolong pertama yang pernah ada di Indonesia pada masanya. B oy Lawson / Collectie NMvWereldculturen , 1971 ( www.worldgardencities.com)
Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya Jagad medsos Indonesia beberapa tahun belakangan diramaikan oleh salah satu vlogger atau youtuber yang mengetengahkan konten berbau Indonesia di negeri Tiongkok. Namanya Rudy Chen . Menurut pengakuannya, vlogger ini berasal dari Medan . Vlogger Rudy Chen
Ketimpangan ini menegaskan bahwa persoalan dunia kerja Indonesia bukan hanya soal penciptaan lapangan kerja, tetapi juga soal kualitas pekerjaan dan peluang mobilitas sosial Di tengah janji bonus demografi dan narasi besar “Indonesia Emas”, realitas dunia kerja hari ini berjalan di jalur yang lebih sunyi. Gaji memang naik, tetapi perlahan. Sementara itu, biaya hidup, tuntutan keterampilan, dan tekanan produktivitas justru melaju kencang. Gambaran ini tercermin dalam Indonesia Salary Range Report 2026 yang dirilis InCorp Indonesia, sebuah laporan yang membaca denyut dunia kerja nasional melalui data payroll terverifikasi dan pengamatan pasar tenaga kerja sepanjang 2025.
Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok Bagi warga Depok, keberadaan dua puluh lebih setu baik yang masih aktif maupun yang sudah beralih fungsi tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok. Memang setu di Depok tidak ada yang bisa menyamai besarnya maupun manfaatnya Waduk Jatiluhur di Purwakarta . Namun begitu, warga Depok dan sekitarnya tentu sudah bisa merasakan manfaat keberadaan setu-setu tersebut. Paling gampang dilihat, setu bisa berfungsi sebagai wisata air dengan menyajikan beragam wahana wisata air, mulai sepeda air , kapal dayung , jogging track di sisi setu, serta permainan yang lain. Pada hari libur, sontak biasanya warga berbondong-bondong dengan mengikutsertakan anak-anak kecil menikmati wisata air di setu-setu tersebut. Baca juga: Penyebab Banjir, Gubernur Dedi: Akibat Pembangunan, Pusat: Curah Hujan Dilihat dari sisi kepariwisataan, hampir di setiap setu yang masih aktif...
"Dulu saya hampir beli tanah itu. Sudah lihat lokasinya. Eh, ada yang nyamperin mengaku ia yang punya tanah itu. Beda dia sama yang nawarin saya pertama. Akhirnya saya nggak jadi beli" Wilayah pinggiran Jakarta bukan tempat yang semuanya nyaman sebagai area investasi, sekaligus juga sebagai tempat transaksi. Misalnya lewat sebuah iklan, biasa orang menawarkan penjualan tanah. Setelah ketemu calon pembeli dan pengecekan salinan sertifikat, selanjutnya janjian pengecekan lokasi dilakukan. Sampai di sini bukan tidak mungkin rencana jual beli lahan jadinya ambyar berantakan. "Dulu saya hampir beli tanah itu. Sudah lihat lokasinya. Eh, ada yang nyamperin mengaku ia yang punya tanah itu. Beda dia sama yang nawarin saya pertama. Akhirnya saya nggak jadi beli". Baca juga: Tak Paham Risiko, Generasi Digital Terjebak FOMO Investasi Syafii (45, bukan nama sebenarnya) akhirnya lebih memilih membeli rumah di komplek perumahan di sekitar lahan yang ditaksir itu ketimbang tetap m...
Begitulah, timun suri lebih dekat kekerabatannya dengan melon . Ketimbang melon suri , nama timun suri lebih terbiasa dan terlanjur digunakan Bulan puasa tiba, saatnya umat Islam menanam banyak kebajikan. Memperbaiki diri serta peduli pada sesama menjadi anjuran mulia yang dikumandangkan dari mimbar-mimbar ceramah. Namun, tak lengkap jika tanpa memotret fenomena bulan puasa di pinggiran jalan, khususnya yang umum dijumpai di wilayah Jabodetabek . Tak lain adalah para penjaja timun suri yang tiba-tiba saja berada di banyak tempat. Dok. Kompas.com Dilansir dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) , sekilas buah ini memiliki kemiripan dengan timun. Timun yang dalam bahasa ilmiah disebut sebagai Cucumis sativus yang termasuk dalam keluarga labu-labuan ( Cucurbitaceae ) memiliki ciri-ciri umum seperti yang dimiliki oleh tanaman anggota keluarga labu-labuan lainnya seperti melon ( Cucumis melo ), yakni pada batangnya berupa herbaceous (herba) yang penuh klorofil sehingga warnan...
Bayangkan: foto intim Anda tersebar luas di media sosial. Pelakunya adalah mantan pacar. Anda ingin melapor ke polisi, tapi kantor polisi terdekat berada di pulau lain Berjam-jam perjalanan laut. Biaya transportasi mahal, sementara kantong Anda tipis. Lalu, saat sampai di sana, polisi bingung harus menangani kasus seperti ini. Ilustrasi Inilah realitas yang dihadapi perempuan korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di wilayah kepulauan Indonesia. Antara Layar dan Luka Selama ini banyak orang mengira kekerasan di ruang digital hanya "kekerasan maya" yang tidak seberat kekerasan fisik. Fakta di lapangan berkata lain. Korban KBGO mengalami beban psikologis yang setara dengan serangan seksual fisik. Ada rasa takut, depresi, isolasi, hingga risiko bunuh diri muncul karena jejak digital yang tak kunjung hilang. Hal ini mengemuka dalam laporan berjudul "Dari Layar ke Luka: Meneropong KBGO di Wilayah Kepulauan" yang disusun oleh Komisi Nasional Anti Kekerasan Terh...
Menjejakkan kaki ke Sukabumi, salah satu daya tarik yang kuat pastilah jejak kolonial yang berpadu dengan dunia ke-Islaman Gedung-gedung peninggalan kolonial Belanda, pertokoan serta perkantoran peninggalan Belanda masih tegak berdiri. Stasiun kereta api pun masih bergaya kolonial. Rumah-rumah peninggalan kolonial tidak sedikit jumlahnya dan membutuhkan perawatan. Peninggalan Belanda lainnya berupa sekolah dan gereja yang masih terawat. Di sisi lain, keberadaan Masjid Agung Sukabumi di tengah kota semakin menguatkan kombinasi kolonial dan santri di kota ini. Perjumpaan yang membawa harmoni, yang tertuang juga dalam sebuah prosa. Stasiun kereta api Sukabumi (dok. Melipirnews.com) Adalah Du Perrron, seorang penulis prosa Belanda tempo dulu menuliskan dalam prosanya berikut ini. Sukabumi adalah salah satu tempat terindah di Priangan; dibangun di lereng Gunung Gede, dengan iklim yang sangat sejuk, dan tentunya dikelilingi banyak bukit dan lembah, tetapi penuh dengan rumah-rumah menawa...
Banyak warga Surabaya mungkin masih menyimpan kenangan tentang pasar yang pernah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka Ada yang mengingat tempat berbelanja bersama orang tua, ada yang mengenang suasana ramai menjelang hari raya, sementara yang lain mungkin hanya mengenal nama-nama pasar legendaris dari cerita keluarga atau sejarah kota. Kini, jejak-jejak itu dapat ditelusuri kembali melalui pameran virtual “Surabaya Market Heritage: A Virtual Exhibition Experience – Pameran Foto dan Arsip Pasar Legendaris Surabaya” yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. Melalui pameran ini, pengunjung diajak menyusuri sejarah Surabaya melalui arsip, foto, dan peta yang merekam perkembangan kota dari masa ke masa. Berbagai dokumentasi yang ditampilkan menghadirkan gambaran tentang perjalanan Surabaya sebagai kota yang terus tumbuh dan berkembang. Salah satu fokus pameran adalah pasar-pasar legendaris yang telah lama menjadi bagian dari lanskap kota. Nama-nama sepert...
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, seluruh tim medis yang bertugas di lapangan terdiri dari perempuan Di tengah pekan pertama Piala Dunia 2026, sejarah tak hanya tercipta lewat gol dan kemenangan. Bukan pula jumlah negara yang terlibat mencapai rekor terbesar dibandingkan turnamen piala dunia sebelumnya. Saat Jerman menghadapi Curacao di Houston, perhatian publik memang tertuju pada pertandingan. Namun, sebuah pencapaian penting justru lahir di pinggir lapangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, seluruh tim medis yang bertugas di lapangan terdiri dari perempuan. Seperti dilansir laman resmi turnamen, tim tersebut terdiri atas Dr. Emma Lunan sebagai dokter pertandingan, Dr. Suzanne Huurman dari tim Curacao, Dr. Silja Schwarz dari tim Jerman, Dr. Carrie Bakunas sebagai dokter spesialis gawat darurat, dan Dr. Kerry Peek yang bertugas sebagai pengawas cedera. Mereka memikul tanggung jawab besar untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pemain selama perta...
Ketika mendengar kata klitih, banyak orang segera membayangkan sekelompok remaja bermotor yang menebar ketakutan di jalanan Yogyakarta Selama bertahun-tahun, pemberitaan mengenai klitih hampir selalu berfokus pada pelaku, korban, dan tuntutan agar hukuman diperberat. Namun sebuah penelitian terbaru dari Universitas Gadjah Mada mengajak masyarakat melihat persoalan ini dari sudut yang berbeda. Dalam artikel ilmiah yang terbit baru-baru ini (2026) di British Journal of Community Justice, Oki Rahadianto Sutopo dan Fuji Riang Prastowo menyoroti bagaimana klitih tidak hanya dipahami sebagai tindak kriminal, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang dibentuk oleh media, institusi, dan budaya masyarakat Yogyakarta. Artikel berjudul Regulating Youth through High Culture: Cultural Violence and Symbolic Stigmatization in a Monarchical City in Indonesia tersebut lahir dari penelitian lapangan yang melibatkan wawancara dengan narapidana muda, guru, petugas pemasyarakatan, pekerja sosial, ser...