Dari Layar Ke Luka; Ketika Kekerasan Digital Menghantam Perempuan di Pulau-Pulau Terpencil
Bayangkan: foto intim Anda tersebar luas di media sosial. Pelakunya adalah mantan pacar. Anda ingin melapor ke polisi, tapi kantor polisi terdekat berada di pulau lain Berjam-jam perjalanan laut. Biaya transportasi mahal, sementara kantong Anda tipis. Lalu, saat sampai di sana, polisi bingung harus menangani kasus seperti ini. Ilustrasi Inilah realitas yang dihadapi perempuan korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di wilayah kepulauan Indonesia. Antara Layar dan Luka Selama ini banyak orang mengira kekerasan di ruang digital hanya "kekerasan maya" yang tidak seberat kekerasan fisik. Fakta di lapangan berkata lain. Korban KBGO mengalami beban psikologis yang setara dengan serangan seksual fisik. Ada rasa takut, depresi, isolasi, hingga risiko bunuh diri muncul karena jejak digital yang tak kunjung hilang. Hal ini mengemuka dalam laporan berjudul "Dari Layar ke Luka: Meneropong KBGO di Wilayah Kepulauan" yang disusun oleh Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhad...
