Sukabumi dalam Prosa Du Perron, Sastrawan Belanda Tempo Dulu
Menjejakkan kaki ke Sukabumi, salah satu daya tarik yang kuat pastilah jejak kolonial yang berpadu dengan dunia ke-Islaman Gedung-gedung peninggalan kolonial Belanda, pertokoan serta perkantoran peninggalan Belanda masih tegak berdiri. Stasiun kereta api pun masih bergaya kolonial. Rumah-rumah peninggalan kolonial tidak sedikit jumlahnya dan membutuhkan perawatan. Peninggalan Belanda lainnya berupa sekolah dan gereja yang masih terawat. Di sisi lain, keberadaan Masjid Agung Sukabumi di tengah kota semakin menguatkan kombinasi kolonial dan santri di kota ini. Perjumpaan yang membawa harmoni, yang tertuang juga dalam sebuah prosa. Stasiun kereta api Sukabumi (dok. Melipirnews.com) Adalah Du Perrron, seorang penulis prosa Belanda tempo dulu menuliskan dalam prosanya berikut ini. Sukabumi adalah salah satu tempat terindah di Priangan; dibangun di lereng Gunung Gede, dengan iklim yang sangat sejuk, dan tentunya dikelilingi banyak bukit dan lembah, tetapi penuh dengan rumah-rumah menawa...
