Dari Kitab Kuning ke Sistem Nasional: Jalan Panjang Pesantren Mencari Pengakuan
Jutaan santri di Indonesia belajar setiap hari, menghafal sebagian isi dan memahami kitab, mengikuti pengajian berjam-jam, dan menempuh pendidikan bertahun-tahun Namun ketika mereka lulus, tidak sedikit yang mendapati bahwa negara nyaris tidak “mengenali” mereka dalam sistem pendidikan maupun dunia kerja. Kalender yang diterbitkan oleh pesantren yang biasanya terpampang di ruang tamu keluarga santri (dok. Melipirnews) Temuan inilah yang mengemuka dalam laporan Konferensi Pendidikan Pesantren yang dipublikasikan Januari 2026. Dokumen ini membuka jurang antara realitas pendidikan pesantren dan administrasi negara. Baca juga: Kampus Berdampak: Ketika Akademisi dan Masyarakat Bersinergi Menciptakan Solusi Nyata Dokumen berjudul Rekognisi, Afirmasi, dan Fasilitasi Pendidikan Pesantren untuk Pendidikan Bermutu yang Berkeadilan itu menjadi peta masalah yang selama ini jarang terlihat publik, yaitu jutaan santri dan ratusan ribu guru pesantren hidup di luar sistem administrasi pend...