Jadi Nama Rumah Sakit dan Jalan, Tapi Kurang Sepopuler Cut Nyak Dien
Bulan Mei ini diperingati sebagai Bulan Kebangkitan Ulama Perempuan Indonesia. Di tengah peringatan itu, nama Teungku Fakinah muncul sebagai salah satu sosok yang begitu penting, namun nyaris terlupakan "Mengenang ulama perempuan bukan hanya tentang masa lalu, tetapi merawat pengetahuan dan perjuangan yang tetap relevan hingga hari ini." Kalimat itu menjadi benang merah dalam Diskusi Serial Biografi Ulama Perempuan Indonesia #9 yang digelar baru-baru ini. Sosok yang dibicarakan adalah Teungku Fakinah, ulama perempuan Aceh yang namanya nyaris tenggelam, padahal ia tak hanya mendirikan pesantren, tetapi juga memimpin pasukan perang. Siapa dia? Teungku Fakinah adalah ulama perempuan dari Aceh yang hidup pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Dia tidak hanya mendirikan dayah (pesantren), tetapi juga memimpin perlawanan bersenjata melawan penjajah Belanda. Dalam sebuah diskusi yang digelar oleh Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) dan AMAN Indonesia, Minggu (10/5/2026)...
