Open House Saat Hari Raya di Merauke Perkuat Persatuan Bumi Anim Ha

Momen idul Fitri 1446 hijriah atau 2025 Masehi ini, jagad media sosial diramaikan acara open house wakil bupati Merauke, Fauzun Nihayah, Senin (31/3/2025). 

Tangkapan layar open house wakil bupati Merauke 

Diunggah dalam video media sosial, Fauzun mempersilakan warga lokal menyantap hidangan, serta memberikan seekor ayam kepada salah satu tamunya yang asli Papua

Seperti ditulis pacificpos.com, sekitar pukul 11.00 WIT acara open house dimulai dan cukup banyak masyarakat yang datang. Silih berganti warga yang mengucapkan selamat hari raya. Mereka berdatangan dari berbagai kalangan. “Terima kasih sudah datang, silahkan langsung saja dicicipi hidangan yang ada, tinggal dipilih saja,”ujar Fauzun kepada para tamunya.

Baca juga: Kosmopolitannya Kawasan Megamas dan Sekitarnya

Di samping itu, dirinyapun dengan terbuka menerima ajakan masyarakat yang ingin berfoto bersamanya. Open house ini perdana baginya sejak dilantik menjadi wakil bupati Merauke 2025-2030. 

Open house saat lebaran idul Fitri di Merauke sudah menjadi kebiasaan. Wakil Bupati Merauke sebelumnya, Ridwan juga melakukan open house Idul Fitri ketika dirinya menjabat. Open house digelar di rumah jabatan wakil bupati Merauke.

Acara open house pejabat Merauke bukan hanya di saat Idul Fitri, melainkan juga di masa perayaan Natal. Bupati Merauke sebelumnya, Romanus Mbaraka juga menggelar open house pada saat Natal 2024 lalu. Dikutip dari suryapapua.com, selain warga, turut hadir juga para pejabat maupun staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke dan sekaligus memberikan ucapan Selamat Natal kepada Romanus Mbaraka sekeluarga.

Tulis Metro Merauke, tradisi open house ini semakin mempererat rasa persatuan dan kebersamaan lapisan masyarakat di bumi Anim Ha, Merauke.

Melipirnews, dari berbagai sumber

Komentar

POPULER SEPEKAN

Menimbang Keadilan Sosial di Balik Program Makan Bergizi Gratis

Waisak di Tengah Akar Jawa: Ketika Umat Buddha Jatimulyo Menemukan Tradisi Baru

Fakta Unik dan Menyentuh Seputar Piala Dunia

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Bagaimana Riset Interdisipliner Bisa Menjawab Tantangan Global Nan Kompleks?

Terasa di Sini, Kretek Indonesia Masih Jaya

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Keris: Jiwa Budaya yang Tetap Berdenyut dari Masa ke Masa

Elkan Baggott dan Bayangan Joel Matip-nya Timnas Indonesia

ARTIKEL TERFAVORIT

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Melipir Mewarnai Gerabah di Museum Benteng Vredeburg

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

FAVORIT LAINNYA

Petani di Depok Panen Uwi Berukuran Jumbo

Gedung Megah Kampus Buddhis Bukan Pajangan, Tapi Tempat Lahirkan Gagasan

Indonesia Salary Range Report 2026: Gaji Naik Pelan, Tantangan Makin Kencang

Kopi, Dipopulerkan Para Sufi Hingga Filsof Sir Francis Bacon

Bukan Sekadar Bikin Konten, K-Book Content Camp di Malang Cetak Kreator Literasi Digital yang Kena di Hati

Jadi Nama Rumah Sakit dan Jalan, Tapi Kurang Sepopuler Cut Nyak Dien

Melipir Mewarnai Gerabah di Museum Benteng Vredeburg

Terasa di Sini, Kretek Indonesia Masih Jaya

Hilirisasasi Jamu yang Tersekat di Meja Resep

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Untuk pengembangan kanal ini, kami membuka donasi melalui link Paypal di SINI. Terima kasih