Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

Melipir Sambil Belajar Kehidupan Ke Petilasan Majapahit di Trowulan

Gambar
Minum es tebu sungguh sebuah godaan besar tatkala sampai di pintu masuk candi. Penjual es tebu dengan pemrosesan alami itu seakan-akan melambai-lambaikan tangannya kepada setiap pengunjung untuk menghampirinya. Air perasan pohon tebu yang digarap mesin itu disajikan dengan es batu. Manakala diminum di saat cuaca tengah hari yang teriknya luar biasa, akan terbayang sungguh cless rasanya. Candi Bajang Ratu, Trowulan, Mojokerto Pemandangan ini bisa dilihat secara jelas pada Candi Bajang Ratu yang terletak di pedukuhan Pelem dan Candi Tikus yang berada di pedukuhan Dinuk, keduanya berada di Desa Temon, kecamatan Trowulan. Para pengunjung akan dimanjakan dengan jajanan es tebu serta aneka jajanan kekinian lainnya. Paling terkenal tentu adalah pentol alias bakso yang disajikan hanya bulatannya saja dibarengi dengan bumbu ala kadarnya. Mendengar Trowulan, pastilah ingatan kita jauh meluncur dan melintasi bentangan waktu yang begitu panjang. Sekitar enam sampai delapan abad lampau. Ya, di era...

John Kecil dan Ambengan Lezat, Simbolisasi Masyarakat Lekat

Gambar
Tindakan setiap rumah tangga di desa-desa di Jawa dan juga mungkin di berbagai daerah seluruh pelosok negeri ini dengan kemiripannya, dalam menyiapkan nasi ambeng itu sebenarnya sungguh besar manfaatnya. Nampan-nampan nasi ambeng itu merekatkan antar warga (social bonding) Sepertinya tanpa harus didetailkan, nampan-nampan nasi ambeng itu hampir isinya sama. Menu utama adalah nasi putih yang kemudian ditemani oleh aneka lauk pauk seperti gulai ayam, gulai atau semur tahu, telur rebus atau goreng, tempe orek, mie goreng, sayur urap dan sebagainya. Sebelum maraknya daging ayam potong, dulunya daging ayam kampung yang lebih lezat tersaji di nampan-nampan itu.  Baca juga:   Sate-Sate Pengharum Nama Daerah

Rumah Adat Sunda di Lereng Gunung Burangrang, Purwakarta, Jawa Barat (Ju...

Gambar

One Way Cikampek-Kalikangkung Mencetak Sejarah Toleransi Bangsa Terbesar di Jalan Tol

Gambar
Pengorbanan terbesar sebenarnya adalah masyarakat yang merelakan dirinya untuk tidak melipir di tol ke arah yang ditutup Pemudik dari Jakarta ke daerah-daerah bagian tengah dan timur Pulau Jawa, yang menggunakan moda transportasi darat roda empat atau lebih akan mengalami peristiwa tidak biasa. Khususnya bilamana kendaraan yang ditumpanginya melewati jalan tol antara pintu tol Cikampek utama hingga pintu tol Kalikangkung, yang tidak jauh dari wilayah Semarang. Lebih-lebih lagi yang melaju di saat apa yang disebut puncak mudik dan puncak arus balik. Dok. Melipirnews Pemandangan spesial itu tak lain adalah berlakunya kebijakan satu arah contra flow jalan tol sepanjang 397 km itu dengan menutup jalur ke arah barat yakni ke arah Cikampek, dan menjadikan semua ruas jalur jalan tol trans Jawa itu satu arah ke arah timur hingga pintu tol Kalikangkung di saat arus mudik. Sebaliknya pada saat arus balik menjadikannya kendaraan pengendara satu arah ke arah barat semua di kedua ruas jalur. Kebija...

Kapitalisme yang Merepotkan Diaspora di Balik Peristiwa Mudik

Gambar
Datangnya peristiwa besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri, di beberapa negeri Asia, termasuk Indonesia, ditandai dengan munculnya diaspora tourism dan juga homecoming days (mudik). Anya, bukan nama sebenarnya, yang kini menginjak usia kepala 4 tidak pernah lupa akan masa kecilnya semasa di kampung halaman. Pada momen bulan puasa, ia dan teman-teman sebayanya selalu pergi salat tarawih bersama-sama. Kampung halamannya di sebuah desa di Jawa Timur dan kini ia tinggal di kota besar yang berjarak kurang lebih 900 km dari kampung halamannya. Memang tidak seperti anak laki-laki yang bebas main petasan, namun ia masih ingat kenangan ramainya suara petasan bersahutan pada malam Idul Fitri. Sementara suara takbiran di mushola dan masjid terus mengiringi hingar bingar petasan itu. Biasanya, anak perempuan seperti dirinya selalu asyik membantu keluarganya ikut menyiapkan segala persiapan suguhan untuk para handai taulan yang akan datang pada hari raya. Termasuk menyiapkan makanan untuk di...

Ida Dayak dan Momentum Kembalinya Marwah Juru Pijat Tradisional

Gambar
"Mengapa orang berjubel menonton Ida Dayak?" --- Jika sakit, tentu harapan terbesar seorang penderita agar secepatnya sembuh seperti sedia kala. Tidak terkecuali sakit apapun. Dalam situasi seperti ini, ada kalanya penderita dan keluarganya tidak lagi melihat penting tidaknya siapa yang bisa menjadi perantara penyembuhannya. Jika tak lagi fanatik dalam mencari jalan kesembuhan pada satu jasa penyedia kesembuhan penyakit tertentu, lalu penderita dan keluarganya biasanya aktif mencari tahu dan terkadang dilanjutkan dengan aksinya untuk mencari pihak yang bisa menjadi perantara kesembuhan. Pijat tradisional menjadi salah satu pilihan. Dalam istilah kesehatan masyarakat (public health), perilaku masyarakat yang demikian ini disebut health seeking behavior (perilaku masyarakat untuk penyembuhan) atau health related behavior alias tindakan masyarakat untuk mencari kesembuhan dan sehat. Tindakan masyarakat ini terkadang dianggap sebagai pencarian pengobatan alternatif yang berbeda d...

Selain Irit, Pemudik Roda Dua Juga Bisa Jadi Duta Kampung Halamannya

Gambar
Selain memenuhi jok motor dengan orang, kadang hingga lebih dari 2 orang, beberapa kardus dan tas pun ikut meramaikannya. Sungguh fenomena yang jarang terjadi di luar masa mudik Kepedulian atas manfaat besar moda transportasi roda dua untuk para pemudik rupanya menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Perhubungan baru-baru ini melancarkan program mudik gratis sekalian angkut sepeda motor para pemudik dengan menggunakan kereta api. 

Terasa di Sini, Kretek Indonesia Masih Jaya

Gambar
Jika sekarang di Tolitoli terdapat gudang cengkeh milik salah satu perusahaan rokok besar di Indonesia, maka di Jawa seperti di Temanggung terdapat beberapa gudang tembakau milik perusahaan rokok besar. Terik siang itu tertolong dengan topi yang menutupi kepala. Pandangan lurus terus ke depan sambil langkah kaki menyusuri jalanan komplek perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli yang berdempetan dengan rumah-rumah warga. Tak diduga, pandangan mata tertuju pada hamparan warna merah kecoklatan yang dihajar terik panas matahari di kejauhan. Tatap mata terus tertuju padanya. Gerangan apa benda itu? Baca juga:   Tawaran Social License to Operate Untuk Rempang Setelah semakin dekat dan dekat, ternyata itulah bunga cengkeh yang sedang dikeringkan di pinggir jalan. Beberapa jengkal langkah sebelumnya pun sudah semerbak bau harum menusuk hidung khas bunga cengkeh. Menengok sedikit ke halaman rumah warga tersebut, ternyata terpal-terpal alas pengeringan bunga cengkeh dan buah pala...

Jalur Risiko Tinggi Palu-Buol; Antara Kengerian dan Kisah Letupan Asmara Seorang Dokter

Gambar
Tolitoli heboh. Saat itu pun polisi sontak turun tangan dengan dugaan awal dokter F menjadi korban perampokan Jam di layar ponsel menunjuk angka 02.12, berarti sudah memasuki dini hari. Kendaraan terus melaju membelah malam yang seakan tidak tahu sampai di titik mana nanti ujung pemberhentiannya. Sejak beberapa jam lalu, tidak dijumpai tanda-tanda hunian di pinggir jalan. Kanan kiri jalanan sempit ini hanyalah tebing dan jurang. Sudah tidak terhitung berapa kali sopir tiba-tiba memelankan laju kendaraannya karena melintasi jalanan bekas longsor. Keterangan video: Kondisi jalan yang rusak menjelang masuk wilayah pusat kota Tolitoli  Tampak gumpalan tanah basah berceceran di jalan. Bayangan kengerian timbul tenggelam bila melewati titik jalan seperti itu. Namun mobil terus melaju dengan beban berat barang-barang paket yang teronggok di bagian belakang. Sudah berapa lama juga tidak ada menjumpai mobil dari arah depan. Di jalan yang gulita itu, hanya sopir dan satu penumpangnya yang me...

ARTIKEL FAVORIT PEMBACA

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.