Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

Benarkah Mengunjungi Makam Waliyullah Bisa Menenangkan Hati Perempuan Muda Era Millenial? Catatan dari Hati Suhita Yang Sedang Tayang Di Bioskop

Gambar
Ya, Betul. Hati Suhita. Pekan-pekan ini, film tersebut sedang diputar di bioskop-bioskop besar di berbagai kota di Tanah Air. Karena seperti diramaikan di publik bahwa film ini lekat dengan suasana dunia pesantren, maka tidak heran jika target penontonnya mungkin para mantan santri alias alumni pesantren atau kalangan awam yang tertarik menelisik lebih jauh dunia santri dan kepesantrenan, lebih tepatnya keluarga pimpinan pesantren. Ternyata tidak mudah menjadi pimpinan pesantren, apalagi menentukan calon generasi penerus pesantren. Begitulah kira-kira gumam Aisyah (bukan nama sebenarnya) sehabis menonton film itu di suatu bioskop di bilangan Kota Tangerang, Banten. Tidak sembarang sosok rupanya dipandang layak memimpin pesantren, imbuhnya. Orang awam di kalangan santri tidak salah menilai, keluarga kyai memiliki sedikit kemiripan dengan keluarga kerajaan. Sebutlah Kerajaan Inggris dengan Pangeran Charles-nya, atau yang sekarang bergelar King Charles III. Calon penerus kerajaan Inggris ...

Patung Yesus Memberkati; Antara Kebangkitan Agama di Era Modern dan Kebutuhan Wisata Religi

Gambar
Pernah ada satu ilmuwan yang meramalkan pada masanya modernisme mencapai puncaknya, peran agama semakin memudar dan digantikan oleh kekuasaan nalar dan pikiran manusia.  Ramalan itu mengiringi rasa antusiasme yang menyala-nyala akibat tumbuhnya industri yang begitu pesat serta ilmu pengetahuan yang semakin memainkan peran dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kawasan dunia Barat. Kemajuan teknologi, nalar manusia dan ilmu pengetahuan diperkirakan mampu menggeser kedudukan agama dalam memberikan solusi atas kesulitan hidup yang dihadapi manusia. Sumber: Facebook Namun apa yang terjadi hingga hari ini ramalan itu tidak benar-benar terjadi. Justru agama sangat dirindukan kehadirannya di tengah ketidakpastian yang muncul gegara penggunaan teknologi, nalar pikiran serta pengetahuan yang berlebihan dalam mengatasi kesulitan dan beban hidup masyarakat modern. Krisis spiritual menghinggapi pada jiwa-jiwa yang melompong. Lalu, akhirnya agama kembali menjadi tambatan terakhir. Konon, ...

Kosmopolitannya Kawasan Megamas dan Sekitarnya

Gambar
Kawasan Megamas dibangun di atas lahan hasil reklamasi. Sebelumnya berupa kawasan pantai yang diurug untuk dijadikan lahan yang otomatis mengubah wilayah pantai menjadi sebuah wilayah daratan Di luar pembicaraan tentang globalisasi yang biasanya erat dikaitkan dengan kapitalisme dan konsumerisme, kebutuhan nyata akan kenyamanan hidup sehari-hari mungkin saja lebih mendesak untuk dipenuhi. Apalagi dalam suasana demografi masyarakat yang plural. Pada situasi seperti ini, mungkin banyak orang membayangkan bagaimana hidup dan melangkah dalam kehidupan tanpa mengurangi sedikitpun identitas diri di tengah keragaman yang ada. Nah, konsep kosmopolitanisme barangkali salah satu jawaban. Mengambil salah satu saja literatur kosmopolitanisme, konsep ini diartikan sebagai all human beings as linked by their membership in a shared cosmos without fearing of losing their identity. In becoming a cosmopolitan, we need a new understanding of the self (Jason D. Hill, Becoming a cosmopolitan: What it mean...

Ritual Thudong ke Borobudur Mencoba Menjawab Tantangan Bhikkhu Hutan di Era Kekinian

Gambar
Menjelang Waisak yang jatuh pada 4 juni 2023 nanti, hari-hari ini publik Indonesia disajikan peristiwa unik yang dilakukan para bhikku. Mereka melakukan perjalanan dengan jalan kaki menuju Candi Borobudur. Disebutkan sejumlah 32 bhikku atau bante dari beberapa negara bersama-sama melakukan ritual thudong, semacam meditasi mengembara yang jamaknya dilakukan para bhikku hutan di Thailand. Mereka singgahi wihara dan tempat milik umat Buddha lainnya di Jakarta dan sekitarnya sebelum melanjutkan perjalanan hingga ke Borobudur. Mereka juga sempat singgah dan disambut oleh pimpinan Direktorat Jendral Agama Buddha Kemenag RI, Supriyadi tanggal 11 Mei 2023 lalu sebagaimana dapat dilansir dari situs website Direktorat Jendral Agama Buddha Kementerian Agama. Sumber: https://bimasbuddha.kemenag.go.id/dirjen-bimas-buddha-melepas-robongan-thudong-menuju-candi-borobudur-berita-1071.html Barangkali sebagian publik masih penasaran dengan tradisi bhikkhu hutan di Thailand. Dalam disertasi Kamala Tiyava...

Bincang Depok Hasil Survai Setara Habis Jumatan

Gambar
Sehabis salat Jumat di suatu siang yang agak lama berlalu, alhamdulillah dapat kesempatan berbincang mengenai topik yang masih terus hangat sampai saat ini. Topiknya, yakni Depok disebut Kota Paling Tidak Toleran oleh Setara Institut. Dua tahun berturut-turut, 2021 dan 2022, walaupun yang tahun terakhir disebutkan sedikit lebih baik. Partner bincang kali ini bukan sosok main-main, walaupun juga bukan orang terdekat walikota Depok. Yang jelas ia bukan orang sembarangan. Ia aktif di kegiatan keagamaan di wilayah Depok, berjejaring dengan pengurus MUI, dan juga FKUB Kota Depok, jika bukan merupakan pengurus intinya juga. Menurutnya, walaupun tampak abai, walikota Depok merespon hasil survei Setara Institut itu di kalangan internal. Dalam pidatonya di sebuah acara MUI Kota Depok, walikota ini menyinggung kebhinekaan dan secara tidak langsung merespon penilaian hasil survai menyangkut kotanya. Menurut teman bincang siang sehabis salat Jumat ini, maunya walikota Setara mestinya melakukan kl...

Harapan Kaum Muda Terhadap Forum Kerukunan Di Daerahnya

Gambar
Meski sadar belum waktunya, ternyata harapan anak muda seperti yang ditunjukkan Robert (bukan nama sebenarnya) sangat jelas. Dirinya yang kebetulan seorang guru agama serta juga seorang penyuluh agama di lingkungan Kementerian agama di daerahnya, sebuah daerah di propinsi paling timur Indonesia, sangat ingin terlibat dan berkiprah dalam forum kerukunan yang telah ada di daerahnya. Ya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Ilustasi keberagaman  Kebetulan daerah tempat ia tinggal sangat heterogen. Begitu juga secara jumlah umat tidak jauh berbeda. Memang di jalanan utama di daerahnya, sangat jelas bangunan rumah ibadah antara lain masjid dan gereja berdiri bergantian di pinggir jalan. Hal ini menandakan jumlah umat agama yang relatif berimbang antara satu agama dengan agama lainnya. Robert sebenarnya sudah cukup lama menyimpan jengah. Tidak lain karena tuduhan dan stereotip yang berkembang terhadap satu kelompok agama kepada kelompok lainnya. Saling tuduh dalam ujaran sehari-hari itu...

Uang Jadi Bahan Candaan yang Satire Lagi Ngetrend Pada Komedi Lokal di Kanal You Tube

Gambar
Lain halnya cerita komedi daerah sekarang, uang ternyata mampu menemani kelucuan akting para pemain di adegan cerita komedi yang diangkat dari kehidupan sehari-hari Lembaran uang kertas 100 ribuan dan 50 ribuan rupiah berseliweran di kanal Youtube belakangan ini hampir dapat dibilang sudah lumrah, khususnya di cerita komedi lokal. Lembar demi lembar warna biru dan merah itu mampu menambah bobot kelucuan akting siaran komedi. Keterlibatan uang ini kini marak di tayangan-tayangan cerita komedi yang bersumber dari cerita sehari-hari di tingkat lokal dengan jumlah penonton yang mencapai angka fantastis, ratusan ribu hingga jutaan pasang mata. Sumber: Twitter

Jika Kaesang Bersedia dan Menang, Depok Ikuti Kota Lain Dipimpin Anak Pemimpin Ataupun Mantan Pemimpin Negeri

Gambar
Di sektor bisnis, outlet aneka makanan olahan dari pisang, Sang Pisang, cukup ramai di berbagai kota. Sejauh ini telah menjangkau 25 kota dengan lebih dari 73 outlet di seluruh Indonesia Maraknya pemberitaan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo, didorong untuk melaju sebagai calon walikota Depok sepertinya bukan isapan jempol belaka. Beberapa elemen dan kekuatan partai, terutama PDIP Kota Depok, terang-terangan mengusulkan agar pebisnis muda itu terjun ke dunia politik. Ketua DPC PDIP Depok Hendrik Tangke Allo yang juga anggota DPRD Kota Depok sejak beberapa saat lalu telah menyuarakan dukungannya agar Kaesang maju sebagai walikota Depok yang dipasangkan dengan Supian Suri, yang sekarang menjabat Sekretaris Daerah Kota Depok. Ilustrasi apartemen yang mulai tumbuh di Kota Depok (pexels-marta-zwierzchoniewsk) Dinasti Joko Widodo terjun ke dunia politik bukan hal baru. Anak dan menantu Joko Widodo sebelumnya telah berhasil terpilih menjadi walikota. Anak pertama Joko Widodo...

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Gambar
Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok Bagi warga Depok, keberadaan dua puluh lebih setu baik yang masih aktif maupun yang sudah beralih fungsi tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Tidak semua daerah di Indonesia memiliki banyak setu seperti Kota Depok. Memang setu di Depok tidak ada yang bisa menyamai besarnya maupun manfaatnya Waduk Jatiluhur di Purwakarta . Namun begitu, warga Depok dan sekitarnya tentu sudah bisa merasakan manfaat keberadaan setu-setu tersebut. Paling gampang dilihat, setu bisa berfungsi sebagai wisata air dengan menyajikan beragam wahana wisata air, mulai sepeda air , kapal dayung , jogging track di sisi setu, serta permainan yang lain. Pada hari libur, sontak biasanya warga berbondong-bondong dengan mengikutsertakan anak-anak kecil menikmati wisata air di setu-setu tersebut. Baca juga: Penyebab Banjir, Gubernur Dedi: Akibat Pembangunan, Pusat: Curah Hujan Dilihat dari sisi kepariwisataan, hampir di setiap setu yang masih aktif...

ARTIKEL FAVORIT PEMBACA

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.