Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

Menyelami Makna Kedaulatan Menurut Mahfud MD

Gambar
Mahfud MD menekankan bahwa kedaulatan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang, berbeda dengan banyak negara lain yang merdeka melalui hadiah atau perjanjian. Pidato Mahfud MD  Yogyakarta kembali menjadi saksi perhelatan penting dalam sejarah kebangsaan dengan digelarnya Simposium Nasional Penegakan Kedaulatan Negara pada 19-21 Februari 2025. Acara yang berlangsung secara luring dan daring ini mengangkat tema " Reorientasi Kedaulatan Politik, Hukum, Ekonomi, dan Budaya ", dengan tujuan menggali pemahaman mendalam serta solusi nyata untuk menjaga kedaulatan Indonesia di era globalisasi. Baca juga:   Salah Satu Cara Akademisi dan Jurnalis Asing Melihat Papua Yang Perlu Diwaspadai (1) Kedaulatan dalam Sorotan Sejarah Dalam pidato pembukaannya, Mahfud MD menekankan bahwa kedaulatan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang, berbeda dengan banyak negara lain yang merdeka melalui hadiah atau perjanjian. Ia mengulas bagaimana Indonesia sempat menghadapi ancaman dari Jepang ...

Menyimak Nasihat Nyai Ontosoroh Kepada Minke Di Tengah Peringati Seabad Pramoedya

Gambar
”Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya" Seorang sastrawan realisme sosial kelahiran Indonesia, bulan ini diperingati 100 tahun kelahirannya. Dialah Pramoedya Ananta Toer yang semasa hidupnya menulis lebih dari 50 karya, dan diterjemahkan ke dalam 42 bahasa. Menurut Tempo , Pramoedya adalah lambang harapan, perlawanan, dan keberanian melawan ketidakadilan. Pramoedya Ananta Toer (Sumber: rri.co.id)

Disiplin Di Angkasa Diselingi Pantun Ala Hanafi Herlim

Gambar
Pernahkah kalian mendengar pantun saat menumpang di pesawat terbang?  Pantun-pantun jenaka yang menghibur dan memecah kebosanan penerbangan itu ternyata datang dari seorang pilot senior yang juga dikenal dengan kreativitasnya dalam berpantun. Ya, sosok di balik pantun-pantun kreatif itu adalah Hanafi Herlim . Hanafi Herlim (Sumber: Youtube)

Mukhtasar Syamsuddin Menjawab Disrupsi Teknologi Dengan Konsep Neokonfusianisme

Gambar
Di tengah kemajuan teknologi yang tak terbendung, banyak individu kekinian merasakan perubahan besar dalam cara berinteraksi, bekerja, dan bahkan merayakan tradisi.  Bayangkan saja, pada saat lebaran, tradisi mengunjungi keluarga besar yang dulu selalu ramai dengan tawa dan obrolan langsung, kini banyak yang tergantikan dengan pesan singkat di WhatsApp atau video call. Ilustrasi dibuat oleh Artificial Intelligence  

ARTIKEL FAVORIT PEMBACA

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.