Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Gambar
Haji Masagung , pendiri Gunung Agung yang mendirikan toko buku di kawasan Kwitang dan tidak jauh dari Tugu Tani , Menteng , Jakarta Pusat terkesan dengan kaligrafi Mudzakir dan keduanya pun akhirnya berteman akrab Jika melewati Jalan Pemuda Jepara , Jawa Tengah , di tepi jalan terpampang rumah dengan model seperti di negeri-negeri dongeng. Ramai dengan menara-menara bulat menjulang. Di situlah saksi bisu ketangguhan seni ukir kayu Jepara  berada. Khususnya seni ukir kaligrafi Alquran . Produk kayu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan model-model lembaran maupun gebyok berdiri kokoh yang terpahatkan lafad-lafad dan ayat-ayat Alquran dari kediaman ini telah mewarnai kebangkitan dunia santri di masa Orde Baru . Haji Masagung, pendiri Gunung Agung yang mendirikan toko buku di kawasan Kwitang dan tidak jauh dari Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, terkesan dengan ukiran kaligrafi produk dari rumah ini. Di toko buku yang pernah sangat terkenal pada jamannya itu, disedia...

Kenduri Rupa: Perayaan Seni yang Menyatukan Ragam Ekspresi di Kota Batu

Gambar
"Seni yang baik adalah yang tidak hanya menghibur mata, tetapi juga menggugah rasa." Pameran seni " Kenduri Rupa " di Batu, Jawa Timur , 21 hingga 27 April 2025 (dok. Istimewa)

Dalam Jumbo Pun, Cerita Hantu dan Makam Tak Terlewatkan

Gambar
Penasaran dengan film Jumbo? Film animasi Indonesia yang digarap 400 lebih animator itu kini telah menembus angka 6 juta penonton di bioskop. Anggaplah rata-rata tiket seharga 45 ribu, maka film ini telah menghasilkan pemasukan 270 milyar Namanya juga drama. Penonton diajak masuk menyaksikan anak-anak yang telah kehilangan ayah dan ibunya. Don, aktor utama, diasuh neneknya. Tak ubahnya dengan latar belakang animasi terkenal asal Malaysia, Ipin dan Upin yang juga tumbuh bersama neneknya. Hanya saja animasi berjudul Jumbo ini memiliki keistimewaan tersendiri dalam alur ceritanya.  Latar belakang ceritanya membawa penonton pada kondisi alam bawah sadar masyarakat Indonesia pada umumnya, yakni hantu penunggu sebuah tempat, perundungan ( bullying ) dan kuatnya pengaruh penguasa serta perilaku culasnya. Tidak ketinggalan pula penggunaan teknologi di bidang komunikasi, yaitu tepatnya penggunaan gelombang frekuensi radio yang dapat mengalirkan energi listrik.  Baca juga:   "Pen...

Menghidupkan Kembali Warisan Literasi dan Budaya di Padepokan Sastra Mpu Tantular

Gambar
Atas dedikasinya, ia dianugerahi Satyalancana Kebudayaan (2024) dan dijuluki " Profesor Ludruk " Senja itu, udara di Padepokan Sastra Mpu Tantular terasa syahdu. Tanggal 19 April 2025 menjadi momen khusus bagi keluarga, sahabat, dan pecinta budaya untuk mengenang dua tahun kepergian Henricus Supriyanto — guru besar, budayawan dan pelestari Ludruk asal Malang penerima Satyalancana Kebudayaan 2024. Acara yang digelar di sebuah rumah di kawasan Mangliawan, Pakis, Kabupaten Malang, ini bukan sekadar acara peringatan, melainkan juga sebuah upaya menghidupkan kembali semangat almarhum dalam merawat literasi dan kebudayaan Indonesia. Baca juga: Keris: Jiwa Budaya yang Tetap Berdenyut dari Masa ke Masa Almarhum Henricus Supriyanto (Melipirnews/Latifa)

Keris: Jiwa Budaya yang Tetap Berdenyut dari Masa ke Masa

Gambar
Suasana di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Malang, pada 19 April 2025, berdenyut penuh semangat kebudayaan.   Mata para pengunjung terpukau menyaksikan keindahan bilah-bilah besi yang sarat makna filosofis dalam Brawijaya Tosan Aji Fest: International Contemporary Keris Fest. Terlintas denting palu menempa logam terdengar bersahutan, yang bercerita tentang tradisi yang tetap hidup di tengah arus modernisasi. Setiap keris yang dipamerkan bukan sekadar senjata, melainkan mahakarya yang menyimpan kisah kejayaan masa lalu dan inovasi masa kini. Keris-keris koleksi Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang dipamerkan (Melipirnews/Latifah) Momen bersejarah pun tertoreh ketika Menteri Kebudayaan Fadli Zon secara resmi menetapkan 19 April sebagai Hari Keris Nasional. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan Kongres Pertama Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) pada 19 April 2006 di Surakarta. Penetapan ini menandai babak baru dalam pelestarian keris sebagai simbol ...

Songkran yang Makin Mendunia

Gambar
Hari-hari itu di mana-mana air. Saling semprot dan saling siram air terjadi di seantero negeri. Ya, Festival Songkran telah datang di Thailand   Dalam sebuah sorotan media, terpampanglah anak lelaki kecil duduk di sebelah laki-laki paruh baya. Keduanya menaiki motor roda tiga, dan si anak duduk di bagian samping. Si anak itu matanya terkatup karena menahan air yang meluncur deras ke wajahnya. Namun senyum merekah memekar dari kedua bibirnya.  Festival Songkran di Thailand (Sumber: pixabay)

Melipir Mewarnai Gerabah di Museum Benteng Vredeburg

Gambar
Lokasi mewarnai gerabah ini berada di teras gedung diorama 2 Melipir ke Yogyakarta tanpa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg rasanya kurang lengkap. Setelah ditutup untuk umum karena proses renovasi tahun lalu, kini museum sudah bisa dikunjungi kembali.  Mewarnai gerabah di teras gedung diorama 2 Museum Vredeburg ( Melipirnews )

Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok

Gambar
Ia amat fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuannya itu, ia bisa dengan mudah diterima masyarakat lokal yang dijumpainya Jagad medsos Indonesia beberapa tahun belakangan diramaikan oleh salah satu vlogger atau youtuber yang mengetengahkan konten berbau Indonesia di negeri Tiongkok. Namanya Rudy Chen . Menurut pengakuannya, vlogger ini berasal dari Medan .   Vlogger Rudy Chen

Perpaduan Ibadah, Pasar dan Donasi Membentang di Masjid Jogokaryan

Gambar
Mungkin seperti pendapat banyak orang, masjid ini tergolong unik Subuh pagi itu hari Minggu, 6 April 2025. Bukan hari istimewa. Namun jama'ah subuh di masjid Jogokaryan pagi itu terbilang penuh. Lantai 2 tinggal menyisakan sedikit saf kosong dari belasan saf. Sementara lantai 1 penuh safnya hingga meluber ke halaman. Imam melafalkan ayat Alquran yang lumayan panjang, menambah kesyahduan jama'ah subuh. Itulah suasana jamaah salat subuh di masjid yang terkenal dengan inovasinya itu. Area foto di Masjid Jogokaryan (Sumber: Melipirnews )

Open House Saat Hari Raya di Merauke Perkuat Persatuan Bumi Anim Ha

Gambar
Momen idul Fitri 1446 hijriah atau 2025 Masehi ini, jagad media sosial diramaikan acara open house wakil bupati Merauke , Fauzun Nihayah , Senin (31/3/2025).  Tangkapan layar open house wakil bupati Merauke   Diunggah dalam video media sosial, Fauzun mempersilakan warga lokal menyantap hidangan, serta memberikan seekor ayam kepada salah satu tamunya yang asli Papua .  Seperti ditulis pacificpos.com , sekitar pukul 11.00 WIT acara open house dimulai dan cukup banyak masyarakat yang datang. Silih berganti warga yang mengucapkan selamat hari raya. Mereka berdatangan dari berbagai kalangan. “Terima kasih sudah datang, silahkan langsung saja dicicipi hidangan yang ada, tinggal dipilih saja,”ujar Fauzun kepada para tamunya. Baca juga: Kosmopolitannya Kawasan Megamas dan Sekitarnya Di samping itu, dirinyapun dengan terbuka menerima ajakan masyarakat yang ingin berfoto bersamanya. Open house ini perdana baginya sejak dilantik menjadi wakil bupati Merauke 2025-2030.  Open h...

ARTIKEL FAVORIT PEMBACA

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.