Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2024

Rangkaian Harmusindo 2024: Dorong Museum Sebagai Destinasi Wisata dan Edukasi

Gambar
Pada 11-13 Oktober 2024, Kota Malang menjadi tuan rumah peringatan Hari Museum Indonesia (Harmusindo), dengan rangkaian acara yang berpusat di Gedung RCE KPPN Malang .  Gedung ini adalah bangunan cagar budaya yang dibangun pada tahun 1937 dan telah selesai direnovasi pada tahun 2022. Sebagai saksi sejarah, gedung ini menjadi pusat kegiatan Harmusindo yang dihadiri berbagai kalangan, mulai dari pengelola museum, akademisi, pelajar, hingga masyarakat umum. Selama tiga hari, acara Harmusindo menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang mencakup pameran, workshop, seminar, serta tur kota. Tidak ketinggalan, peserta diajak berkeliling museum-museum di kawasan Malang Raya , termasuk Museum Mpu Purwa dan Museum Satwa di Jawa Timur Park . Selain menikmati berbagai koleksi, peserta juga memperoleh wawasan baru tentang peran museum dalam memajukan pendidikan dan penelitian. Salah satu momen penting dalam rangkaian acara ini adalah workshop tentang pengelolaan museum di Indonesia. Dalam sesi...

Pameran Allpack 2024; Peluang Industri Kemasan Masih Terbuka

Gambar
Media cetak baik berupa koran dan majalah mungkin boleh tak lagi populer. Namun dunia percetakan tidak pernah surut. Datangnya era digital memaksa industri percetakan untuk mengikuti perkembangan jaman. Profesi di bidang percetakan diharuskan berinovasi mengatasi lesunya percetakan kertas koran dan majalah.  Dunia percetakan kini ramai mengarah pada layanan kemasan serta advertising. Apalagi, hampir tidak ada barang yang diperjualbelikan di muka bumi ini yang tidak dikemas.  Talkshow di ajang Allpack 2024 di JIEXPO Kemayoran (Foto: Prayudhi Arika) Demikianlah pernyataan singkat dan menggelitik Henki Wibawa, praktisi percetakan yang sudah 10 tahun pensiun dari malang melintang berkarir di dunia percetakan, alias packaging . Ia setuju jika ada yang menyatakan, packaging is never dies. Dunia kemasan tidak pernah mati. Hal ini tidak lain karena semua benda bergerak butuh kemasan. "Bahkan orang pun juga butuh kemasan", tuturnya pada acara talkshow dunia kemasan kekinian dalam aca...

Masjid Zayed Surakarta dan Jejak Diplomasi Jokowi

Gambar
Kalau bepergian ke Surakarta atau Solo sekarang ini, maka tak lengkap rasanya tanpa menginjakkan kaki ke Masjid Zayed yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Surakarta .  Masjid Zayed Surakarta waktu malam (dok. Melipirnews)

Kasih Bunda Tak Terkira; Ber-Solo Touring Demi Tengok Anaknya

Gambar
Hidup tak ubahnya perjalanan. Tak terbilang kisah-kisah kehidupan mengalir mengikuti arus alam semesta. Pada perjalanan sendiri, juga tak terbilang luasnya kisah kehidupan. Banyak sosok manusia teruraikan dalam kisah-kisah perjalanan. Apalagi kisah untuk menggenapkan kasih. Tersebutlah kisah seorang perempuan. Sebagai pekerja di sebuah instansi yang bonafid, ia berpenghasilan terbilang lebih dari cukup. Walaupun gelarnya tidak terlalu tinggi.  Masa lalunya berjalan seolah tanpa riak berarti. Kasih sayang kedua orangtuanya yang dirasa cukup, membuatnya nyaman menjalani masa kecil hingga remajanya. Ayahnya pekerja bangunan, sementara ibunya jualan keliling. Walaupun begitu, kedua orangtuanya sangat memperhatikan kebutuhannya walaupun tidak dengan cara yang mewah. Capaian tertingginya semasa remaja yaitu di saat menempuh pendidikan calon perawat di sebuah rumah sakit di jalan Mintohardjo, Jakarta . Berangkat dari situlah karirnya mulai terbangun. Sebagai perawat. Ia jalani masa-masa a...

ARTIKEL FAVORIT PEMBACA

Memanfaatkan Setu-Setu di Depok Sekaligus Menjaganya dari Ancaman Alih Fungsi

Rudy Chen Kenalkan Kemakmuran Muslim Shadian di Tiongkok

Timun atau Melon Suri yang Selalu Beredar di Jabodetabek di Bulan Suci?

Judi Online Berlari Liar di Antara Pekerja Informal Hingga Anggota Dewan

Musik Gambus "Milik" Betawi Berunsur Kebudayaan Nusantara

Perpaduan Budaya Penambah Eksotis Masjid Ridho Ilahi, Wilangan, Nganjuk

H.A. Mudzakir, Santri dan Seniman Langka yang Pernah Dimiliki Jepara

Antara Pariwisata dan Pelestarian: Dilema Borobudur dalam Perpres 101 Tahun 2024

Kawasan Menteng Bergaya Eropa Jejak Peninggalan Kebijakan Daendals

Kirimkan Artikel Terbaik Anda

Kanal ini menerima sumbangsih tulisan features terkait dengan area dan tujuan kanal. Panjang tulisan antara 500-700 kata. Dikirim dengan format, yakni judul-MN-nama penulis. Isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.